Mitos yang sering dijadikan orang orang untuk kepercayaan
ada beberapa KH. Menentang karena takutnya menimbulkan murtad I’tigodi.
Menurut KH. Mudasir sahlan, salah seorang pengasuh disebuah
pondok pesantren blumbungan, menjelaskan bahwa perkawinan yang dilarang
berdasarkan atasi mitos tidak ditemukan dalam kitab fiqih, seperti salcp tarjha’ tidak didapatkan
hokumnya didalam kitab kitab fiqih,
salcp tarjha’ hanyalah adat orang orang dahulu, tidak satupun ulama al salaf al
sholeh yang melarangnya. Jadi istilah salcp tarjha’ itu bias mendatangkan
bencana dan musibah hanyalah sebuah mitos yang tidak boleh dipercayai apalagi
diyakini sebab orang percaya terhadap mitos. Seperti bias menyebabkan murtad
I’tiqodi.
Bersambung.....


Posting Komentar